Friday, December 21, 2018

Al-Wadud

بسم الله الحمدلله وصلاة وسلام علا رسول الله
السلام عليكم ورحمة الله

ada yang mengatakan cinta gila, ada juga yang mengatakan cinta itu tak ada logika, tapi sayangnya masih banyak orang yang tak percaya dan sadar ketika melihat ada orang yang sedang jatuh cinta malah dituduh orang gila,,,

ya begitulah manusia selalu merasa dirinya paling benar dan mengetahui tentang apa yang dilihatnya dan perlu dikomentarinya, padahal setiap perkataan dan perbuatan itu akan dimintai pertanggung jawaban meskipun ucapan lewat tulisan,,,

tapi semoga baraya pembaca bukan termasuk dan dijauhkan dari para pencela dan para penerka (dari tadi ngutip lirik lagu ya 😀

ok, kita langsung ke masalah kenapa orang yang jatuh cinta bisa dibilang gila?, alasannya sungguh sederhana karena mereka yang jatuh cinta tidak memakai akal mereka makanya disebut kadang tak ada logika, disebut cinta gila karena mereka hanya menggunakan perasaannya sampai-sampai mengabaikan logikanya (apa baraya pernah mengalaminya 😀)

ambil contoh saja kehidupan sekarang, ketika ada seorang pria yang belum mapan, atau bahkan belum mempunyai pekerjaan, si pria ini datang ke rumah perempuan untuk melakukan lamaran, coba apa yang akan dikatakan oleh calon mertua kebanyakan?, 😂

"nak, mau dikasih makan apa anak saya?, mau nikah tapi ko belum punya pekerjaan?" (ada yang pernah mengalaminya 😂). secara logika pertanyaan itu memang bisa dibenarkan tapi karena sering menggunakan logika, biasanya hati tempat diamnya iman sebagai bentuk cinta kepada Sang Pencipta biasanya tak digunakan malah terkadang dilupakan. (mari berdo'a untuk para single yang belum mapan tapi ingin melakukan pernikahan semoga camernya pada disadarkan, mumpung ini hari Jum'at 😀)

yang jadi heran, ketika ada lelaki yang ingin menghalalkan cintanya ditolak, tapi ketika ada pria yang datang untuk membawa putrinya ke jurang perzinahan malah diizinkan, hanya karena melihat mewahnya kendaraan yang dibawa oleh si pria tampan 😌 (Ya Salam inikah salah satu tanda akhir zaman)

sampai sini baraya mungkin sudah mengerti begitu besarnya kekuatan cinta yang bisa mengalahkan logika sampai-sampai dituduh gila 🤣

kita lanjutkan ke contoh berikutnya untuk mengupas tuntas cinta gila 😀
tentu kita semua pernah nonton entah itu sinetron ataupun film yang menceritakan sepasang kekasih, dimana jika di awal-awal pernikahan biasanya bahagia tapi ketika memasuki usia pernikahan yang cukup lama biasanya jika kurang ilmunya akan terjadi konflik dan pertengkaran, entah itu dalam bentuk fisik ataupun mental

tapi meskipun keadaan seperti itu dalam pernikahan mereka tetap saja bertahan, karena apa coba?, sudah tentu karena cinta bukan?, meski banyak yang menyarankan untuk bercerai atau cari pasangan lain tapi yang namanya cinta itu tak sesederhana itu (bagi para pemuja cinta)

ketika salah satu dari mereka membuat kesalahan, maka pasangannya selalu memaafkan, melakukan kesalahan lagi, dimaafin lagi, sampai tak terhitung melakukan kesalahan dan memaafkan 😊 , begitulah hebatnya kekuatan cinta 👍👍👍

tapi sayang itu biasanya hanya terjadi dalam kehidupan berpasangan antara suami-istri, antara pria dan wanita, bukan dalam kehidupan sesama manusia yang seharusnya bisa saling mencintai tapi malah jadi saling membenci hanya karena berbeda pilihan, hanya karena perbedaan yang bisa menjadikan suatu perpecahan, hanya karena berbeda diantara sesama malah saling mencela dan berprasangka,,,

jika saja setiap dari kita mampu menumbuhkan rasa cinta bukan benci, alangkah indahnya kehidupan di dunia ini, ketika satu orang melakukan suatu kesalahan tidak lagi menjadi bahan celaan dan bahan tertawaan, tapi akan timbulnya saling menasihati dan mengingatkan bahwa itu adalah salah dan diberikan solusi harusnya seperti ini dan seperti ini 😊

kita memang punya akal untuk berpikir tapi kita juga dibekali hati untuk berdzikir, inilah yang kita lupakan selama ini, dimana kita terlalu mengedepankan akal kita tapi jarang mendengarkan nurani apalagi menggunakan hati dalam menilai dan melakukan aktifitas sehari-hari 😢

bukankah orang yang punya cinta akan selalu memaafkan di setiap kesalahan, meski memang harus ada hukuman sebagai teguran supaya tidak terjadi kesalahan yang sama 😊

begitu dahsyat dan hebatnya kekuatan orang Yang Mencintai sesamanya, sebagaimana Baginda Nabi yang amat sangat mencintai umatnya, meski banyak yang tidak suka dan mencela Beliau di zamannya, dan juga mencintai kita selaku umat akhir zaman, meskipun kita jarang bershalawat, meskipun kita jarang meneladani akhlak, ibadah bahkan penampilan pun seringnya kita lupa bahwa Nabi itu selalu menjaga penampilan sehingga orang yang disekitar Beliau betah dan senang meski hanya sekedar melihat 😢

adakah kita meraskan kesedihan Beliau ketika hendak dicabut nyawa pun beliau masih memikirkan kita selaku umatnya, karena saking cintanya, Beliau menyebut umatku umatku umatku seolah memberi tanda bahwa kita yang hidup sekarang ini sedang ada dalam ujian yang berat, dimana antar umat Islam dibenturkan, hanya karena kepentingan pribadi dan golongan 😢

mumpung ini hari Jum'at mari perbanyak shalawat kepada Rasulullah yang sangat mencintai kita selaku umat, meski sebenarnya Nabi tidak butuh shalawat kita, tapi kita yang butuh shalawat itu karena setiap shalawat akan kembali kepada pembacanya, tapi sebagai tanda cinta dan sunnah pada hari Jum'at, mari kita perbanyak shalawat, semoga kita dimasukkan ke dalam golongan Umat Nabi yang diakui... aamiin

jika tadi hanyalah sebuah cerita dan gambaran bagaimana hebatnya cinta, dan yang mencintai, maka sudah tentu ketika kita berbicara Maha Mencintai Allah yang dalam Asmaul Husna disebut dengan Al-Wadud, sudah pasti Allah yang Maha segalanya itu pasti akan melampaui cintanya kepada hamba-hamba-Nya, melampaui cintanya Layla dan Majnun, melampaui cintanya Habibie dan Ainun, melampaui cintanya Nabi Muhammad kepada umatnya... 😢

tapi sayang kita tak pernah merasakan Maha Mencintai nya Allah terhadap kita, karena ada banyak hijab yang tebal, ada banyak tembok yang keras yang menghalangi Maha Cintanya Allah kepada kita 😢

hijab dan tembok itu tidak lain dan tidak bukan adalah dunia yang kita tempatkan di hati kita, duniawi yang seharusnya digenggam oleh tangan terlalu kuat sehingga kita kalah sampai dunia ini masuk ke dalam hati dan menjadi tembok yang tebal yang menghalangi kita dari merasakan Maha Cinta Allah pada setiap jiwa manusia 😢

tapi Maha Cinta Allah kepada kita tak menghentikan usaha-usaha Allah supaya kita kembali kepada-Nya, supaya kita kembali menjadi hamba-Nya berjalan dalam rel kemanusiaan, supaya kita menjadi hamba-Nya yang sholeh dan sholehah, jika kita masih hidup sampai sekarang itu adalah karena Allah masih mempercayai kita, masih mencintai kita untuk segera bertaubat, memohon ampun atas segala kesalahan dan kekhilafan kita sebagaimana tertulis dalam Al-Qur'an Surat Hud ayat 90 "Dan mohonlah ampun kepada Rabb-mu (Allah) kemudian bertaubatlah kepada-Nya, sesengguhnya Rabb-ku Maha Mencintai hamba-hamba-Nya lagi Maha Pengasih"
dan surat Al-Buruj "Sesungguhnya Dia-lah Yang menciptakan (makhluk) dari permulaan dan menghidupkannya (kembali). Dan Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Mencintai hamba-hamba-Nya"

والله اعلم
ب الله في سبل الحق
و سلام عليكم ورحمةالله وبركاته

Share:

0 Comments:

Post a Comment