Semoga titik ini awal dari kebangkitan kesadaran rakyat dan bersatunya menuju Indonesia Baru yang bisa memberikan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Ini bukan tentang siapa anda, tapi ini adalah tentang dimana anda berdiri?, memang jika menurut agama hal ini masih diperdebatkan karena untuk sebagian orang harus taat kepada ulil amri, sementara untuk sebagian lain pasti dengan bangganya bilang inilah cacatnya hukum manusia, sampai kapanpun tak akan bisa adil.
Cukup sudah membuka gadget kalian hanya untuk hiburan semata, karena di luar sana mereka para mahasiswa, buruh bahkan artis pun ikut bersuara. Cukup sudah kita menyesal karena ketika pemilihan tidak memberikan kesempatan kepada yang dianggap hanya mempunyai gagasan dan cuma omon omon saja.
Ini saatnya untuk kita semua bersatu untuk menyuarakan keadilan, karena mereka yang mengaku wakil rakyat justru sudah tidak berpihak lagi kepada kita.
Jika tidak bisa terjun ke lapangan, masih ada cara untuk menyuarakan hal ini dalam tulisan sebagaimana yang saya lakukan, jika masih tidak bisa masih ada tombol share untuk meramaikan agar semua mengetahui bahwa negara kita sedang tidak baik-baik saja. Kalaupun masih enggan tolong bantu dengan do'a kalian, meskipun hal ini selemah-lemahnya iman akan tetapi setidaknya ini akan menjadi bukti dimana kalian berdiri.
Tentunya masih ingatkan, ketika cicak meniupi api untuk berkobar dan membar Nabi Ibrahim sementara semut yang lebih kecil, berusaha untuk mengambil air sebisanya walaupun mustahil dengan air tersebut bisa memadamkan api.
Billahi Fii Sabilil Haq
0 Comments:
Post a Comment